Apa yang Harus Dilakukan Ketika Terlanjur Utang di Pinjol Ilegal?

  • Bagikan
Telanjur Utang di Pinjol Ilegal

Terlanjur utang di pinjol ilegal, apa yang harus saya lakukan? Pertanyaan tersebut mulai banyak muncul seiring dengan banyaknya masyarakat yang menjadi korban dari penawaran pinjaman online ilegal ini. Pinjol Ilegal memang kian marak di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

Mereka memanfaatkan situasi ekonomi masyarakat yang sedang sulit tersebut untuk mencari mangsa. Keberadaannya pun cenderung merugikan masyarakat karena menetapkan suku bunga yang tinggi, denda tidak terbatas, serta sistem penagihan utang yang meresahkan.

Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Nurhaida mengungkapkan, sejak 2018 hingga Juli 2021, total pinjol ilegal yang telah dihentikan sudah ada sebanyak 3.365 entitas. Namun hingga saat ini penawaran pinjol ilegal kepada masyarakat masih tetap marak.

Nurhaida mengungkapkan, maraknya pinjol ilegal ini karena ada kemudahan membuat website atau aplikasi untuk menawarkan pinjaman. Kemudian untuk pemberantasannya juga mengalami kesulitan karena lokasi server banyak di luar negeri.

“Selain itu, tingkat literasi masyarakat juga rendah, serta adanya kebutuhan yang mendesak,” kata Nurhaida, mengutip dari Beritasatu.com, Kamis (7/10/2021).

Tips Bila Sudah Terlanjur Utang di Pinjol Ilegal

1. Bila memungkinkan, segera lunasi. Sebab pinjol ilegal menerapkan bunga dan denda yang tinggi.

2. Bila ada tindakan yang tidak sepantasnya oleh pelaku pinjol ilegal, segera lapor ke Satgas Waspada Investasi melalui email [email protected]

3. Apabila memiliki keterbatasan kemampuan untuk membayar, ajukan restrukturisasi berupa pengurangan bunga, perpanjangan jangka waktu, penghapusan denda, dan lain-lain.

4. Apabila sudah jatuh tempo dan tidak mampu bayar, hentikan upaya mencari pinjaman baru untuk membayar utang lama. Jangan sampai terperangkap meminjam di banyak platform pinjol ilegal untuk membayar utang sebelumnya atau istilahnya ‘gali lubang tutup lubang’.

5. Apabila sudah mendapatkan penagihan tidak beretika seperti teror, intimidasi hingga pelecehan, segera blokir semua kontak yang mengirim teror. Beritahu seluruh kontak di handphone bahwa apabila mendapatkan pesan tentang pinjol agar diabaikan. Kemudian segera lapor polisi, lalu lampirkan laporan polisi ke kontak penagih yang masih muncul.

Ciri-Ciri Pinjol Ilegal

Pertama, aplikasi/website penyedia jasa pinjol ilegal tidak terdaftar dan berizin OJK. Hingga 8 September 2021, jumlah pinjol yang terdaftar di OJK hanya 107 entitas dengan jenis usaha konvensional dan syariah. Masyarakat dapat mengakses daftar pinjol legal secara berkala melalui situs resmi www.ojk.go.id.

Kedua, pinjol ilegal menawarkan pinjaman secara online melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp dan SMS. Ketiga, pinjol ilegal memberikan bunga dan denda yang tinggi hingga 4 persen per hari.

Keempat, pinjol ilegal biasanya membebankan pengguna dengan biaya tambahan yang cukup tinggi. Bila pengguna menemukan biaya tambahan lainnya hingga 40 persen dari nilai pinjaman, Anda harus mewaspadai aplikasi tersebut sebagai pinjol ilegal.

Kelima, jangka waktu pelunasan singkat tidak sesuai kesepakatan awal. Keenam, pinjol ilegal juga meminta akses data pribadi yang diminta secara tidak wajar. Misalnya, data pribadi seperti kontak telpon, foto, video, hingga lokasi akan diminta pinjol ilegal untuk meneror peminjam yang gagal bayar.

Ketujuh, Dalam melakukan penagihan, pinjol ilegal juga kerap melakukan teror dan intimidasi hingga pelecehan kepada peminjam. Kedelapan, pinjol ilegal tidak memiliki layanan pengaduan dan kantor yang jelas.

Cara Melaporkan Pinjol Ilegal

OJK mengimbau masyarakat untuk bijak dalam melakukan pinjaman online. Wasit industri keuangan itu membuka layanan pengaduan pinjol ilegal melalui telpon 157, WhatsApp 081 157157157, dan email [email protected]

Masyarakat juga bisa mengadukan hingga memproses hukum pinjol ilegal melalui situs patrolisiber.id maupun email [email protected]

  • Bagikan